Kenangan XII-BHS

Baiklah ini awalnya, waktu itu kami baru saja naik kelas XII dan kami disatukan dari berbagai kelas. Mulai dari kelas X-1 sampai kelas X-4. berawal dari malu-malu dan saling belum kenal. Tapi itulah kami yang memiliki banyak perbedaan sehingga menjadikan kita indah. Banyak masa-masa yang kita lalui. susah, senang,maupun bertengkar dengan teman sendiri itu pernah kami jalani. Tapi itu semua proses yang membuat kita lebih akrab dan dewasa lagi. Tapi kini tak terasa sebentar lagi kita berpisah. sempatkah kalian berfikir masih ingatkah kita satu sama lain dihari tua nanti. Dan ingatlah bahwa kita akan mempunyai yang namanya dunia sendiri. Bukan lagi dunia SMA, tetapi dunia pribadi kita yang menuntut kita berlaku lebih dewasa lagi dari sebelumnya ketika kita lulus nanti. Apakah kita tetap ingat bagaimana menjadikan perbedaan menjadi indah.

 

Untuk Kevin : “Kamu selalu menjadi bahan ejekan teman-teman dikala jam pelajaran kosong ataupun tidak”.

Agyl : “Kamu selalu membuat suasana di kelas menjadi rame dan kamu juga yang selalu memulai untuk mengejek kevin”.

Nabila : Rumah kamulah yang selalu dibuat oleh anak-anak ketika hendak pergi bersama dan kau yang selalu menjadi

tempat curahan hati teman-teman”.

Vitra : “Aku ingat waktu anak-anak diberi tugas yang berhubungan dengan internet, pasti mereka menuju ke rumahmu untuk mencari tugas”.

Topan : “Hanaya satu kata buat kamu yaitu tetaplah bermain skate, semoga sukses”.

Nia : ” Kamu selalu membuat anak-anak ketawa dengan banyolan-banyolan yang kamu buat”.

Widya : “Dirimu yang selalu menempel pada Nabila dan saat anak-anak pergi pasti kamu selalu bersama Topan. hahahaha……”.

Efa dan Firlana : “Sekali kalian ngomong paskti nylekit. hahahaha…..”.

Rizky : “Kamu orang yang paling mentel di kelas menurut anak-anak. hahahaha…..”.

Febri : “ketika guru mengajukan pertanyaan dan kamu langsung menjawab. Aku salut dengan kamu, tapi ketika menjawab banyak yang salah dari pada benar. hahahaha…..”.

Dan ini adalah akhir dari semua cerita di atas. Kita akan berpisah, tetapi satu pesan saya “jangan pernah kalian lupa ataupun sombong ketika bertemu di jalan dan tetaplah berkomunikasi agar silah turah,i jalan terus”. Serta satu kalimat buat semuanya “aku pasti rindu kalian semua”.

Saat itu pertama kali kita naik ke kelas XI dan sifat kita masih seperti layaknya anak-anak. Tahu atau tak sadarkah kalian bahwa itu tampak jelas terlihat pada kita semua. Mungkin sebagian dari kita menyadari itu semua. Tapi itu semua berubah ketika semua naik ke kelas XII. Sifat itu mulai berubah dengan sendirinya menjadi dewasa. kita sering bertengkar ketika kelas XI tetapi pertengakaran itu sedikit demi sedikit menghilang yg ada hanyalah kekompakan. untuk Agyl,efa,Febri,Firlana,Kevin,Nia,Risky,The Nabila,Topan,Virgo,Vitra,Widya perlu kalian sadari itu semua adalah perjalanan kita di kelas XI dalam susah maupun sedih.

Perlu kalian ketahui juga mungkin jika tanpa anugrah TUHAN kita semua entah kemana. knp saya bilang begitu….?, ingatkah teman-teman waktu kejadian satu tahun yg lalu yaitu atap kelas kita roboh. Betapa bersyukurnya kita di luputkan dari suatu bahaya yang menimpa kita semua. Kini kita telah dewasa itu semua terlihat dari pembicaraan kita setiap hari di dalam kelas yang selalu membicarakan sesuatu yang namanya masa depan dan yang namanya pernikahan. Entah siapa yang memulai pembicaraan itu, tapi satu yang pasti kita telah menjadi dewasa.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s